Senin, 02 Februari 2009

Mengunci Screen Saver


Sebagaimana kita ketahui, fungsi sebenarnya dari screen saver adalah untuk menjaga agar usia monitor tetap panjang ketika kita sering meninggalkannya dalam keadaan menyala. Screen saver akan aktif jika kita meninggalkan komputer dalam jangka waktu tertentu.

Dalam perkembangannya, screen saver sudah berfungsi secara luas. Ia menjadi salah satu asesoris yang bisa diganti-ganti secara berkala. Tapi yang menjadi masalah, sekarang ini banyak sekali virus yang menyamar menjadi screen saver. Bagi pengguna komputer pemula, file-file virus ini dianggap sebuah screen saver asyik. Padahal ketika dijalankan, yang terjadi justru mimpi buruk!!!!

Untuk mencegah hal itu terjadi, kita bisa mengunci screen saver agar tidak bisa diganti oleh orang lain. Mereka tidak bisa menginstal screen saver yang baru dan menjalankannya di komputer. Lewat trik ini komputer kita akan bebas dari screen saver yang mungkin bermuatan virus.

Caranya:
klik Start > Run dan ketikkan "gpedit.msc", enter. Klik User configuration > Administrative Templates > Control Panel > Display dan Double-click pada bagian "Screen saver executable name". Pilih option "Enabled" dan masukkan nama file screen saver yang akan kita jadikan satu-satunya screen saver yang bisa di akses oleh MS Windows XP pada text-box "Screen saver executable name". Biasnya, file-file screen saver dapat kita temukan di folder c:\\Windows\System32 dengan ekstensi ".scr". Selamat mencoba!!!!!


Read More..

Mencegah Windows Xp Menyimpan Dokumen di My Recent Dokuments


Pada tip "menghapus Jejak-jejak Dokumen", telah dijelaskan bagaimana cara menghapus data-data file yang pernah kita buka sehingga "My Recent Documents" akan kosong. Tapi itu terlalu repot karna kita harus menghapusnya secara manual. Sekarang kita akan melihat bagaimana cara agar proses penghapusan ini berjalan otomatis setiap kali windows di restart atau log off. Sehingga setiap kali kita memakai komputer, "My recent documents" akan selalu kosong.

Caranya, klik start > Run dan ketik "gepedit.msc", lalu tekan enter. Lalu pilih User > Configuration > Administrative Templates > Start Menu and Taskbar. Klik ganda pada bagian "Clear history of recently opened documents on exit". Pilih option "Enabled" dan klik ok jika sudah. Sekarang setiap komputer direstart atau log off, windows akan menghapus jejak file tersebut secara otomatis.....



Read More..

Selasa, 27 Januari 2009

Menghapus Jejak-jejak Dokumen


Sistem MS Window XP memang unik. Mereka mampu merekam dokumen2 apa saja yang pernah kita buat dalam periode tertentu. Fungsinya, untuk memudahkan pengguna jika ia harus bekerja dengan dokumen2 yang sama. Dokumen2 yang pernah Anda buka itu akan tercatat dalam bagian "My recent Documents" yang ada di Start Menu. Untuk menghapusnya ikuti langkah2 berikut.

Pastikan semua file dan folder yang tersembunyi dapat terlihat oleh windows Explorer. Klik folder berikut : "Document and setting \Username\My Recent Documents". Pada bagian "Username", isikan dengan nama folder yang sama dengan nama username yang Anda pakai saar login.

Hapus Seluruh file yang ada di folder "My Recent Documents" itu \. Sekarang, coba lihatlah dokumen2 itu dengan mengklik Start > My Recent Documents. Kini File2 itu telah lenyap.
Read More..

Senin, 19 Januari 2009

Israel Mulai Tarik Pasukan dari Gaza


Pasukan Israel menarik diri dari sejumlah posisi penting di dalam dan sekitar Kota Gaza, Minggu, setelah negara Yahudi itu mengumumkan gencatan senjata sepihak dalam perang dengan Hamas, kata beberapa saksi mata.

"Pasukan darat mundur ke arah pagar perbatasan Israel di Jalur Gaza bagian timur dan utara," kata mereka.

Televisi Israel menayangkan gambar prajurit-prajurit yang berjalan keluar dari jalur pesisir yang porak-poranda itu, banyak dari mereka membawa bendera dan menunjukkan tanda kemenangan.

Militer juga mengonfirmasi bahwa pasukan Israel telah memulai penarikan bertahap dari Jalur Gaza. "Saya bisa mengonfirmasi bahwa penarikan bertahap dari Jalur Gaza mulai dilakukan," kata seorang juru bicara militer Israel kepada AFP.

Penarikan itu dilakukan setelah Perdana Menteri Israel Ehud Olmert pada Sabtu larut malam memerintahkan diakhirinya operasi-operasi ofensif di Gaza setelah pertempuran 22 hari yang dirancang untuk mengakhiri penembakan roket Hamas ke wilayah negara Yahudi itu.

Namun, dalam pernyataannya itu Olmert mengatakan pasukan Israel tetap berada di wilayah tersebut dan akan balas menembak jika mereka diserang. Minggu, secara terpisah Hamas juga mengumumkan gencatan senjata sepekan untuk memberi waktu Israel menarik diri dari wilayah itu.

"Kami dalam gerakan-gerakan perlawanan Palestina mengumumkan gencatan senjata di Jalur Gaza dan menuntut pasukan musuh ditarik dalam waktu sepekan dan membuka semua lintasan perbatasan agar bantuan kemanusiaan dan barang kebutuhan pokok bisa masuk," kata Mussa Abu Marzuk, Wakil Kepala Politbiro Hamas, di Damaskus.

Dalam pernyataannya, Minggu, Olmert mengatakan, ia ingin menarik pasukan Israel dari Jalur Gaza "secepat mungkin" setelah gencatan senjata sepihak Israel itu.

"Kami tidak tertarik menetap di Jalur Gaza, kami ingin pergi secepat mungkin," kata Olmert pada pertemuan dengan para pemimpin Eropa yang tiba di Yerusalem setelah menghadiri pertemuan puncak di Mesir yang membahas perang Gaza.

Sedikitnya 1.300 orang Palestina, termasuk lebih dari 400 anak, tewas dan 5.300 orang cedera di Jalur Gaza sejak Israel meluncurkan ofensif terhadap Hamas pada 27 Desember. Di pihak Israel, hanya tiga warga sipil dan 10 prajurit tewas dalam pertempuran dan serangan roket.

Selama perang 22 hari itu, sekolah, rumah sakit, bangunan PBB, dan ribuan rumah rusak terkena gempuran Israel, dan Pemerintah Palestina menyatakan bahwa jumlah kerugian prasarana saja mencapai 476 juta dollar.

Penghentian serangan itu dilakukan setelah negara Yahudi tersebut memperoleh janji dari Washington dan Kairo untuk membantu mencegah penyelundupan senjata ke Gaza, hal utama yang dituntut Israel bagi penghentian perang.

Kekerasan Israel-Hamas meletus lagi setelah gencatan senjata enam bulan berakhir pada 19 Desember. Israel membalas penembakan roket pejuang Palestina ke negara Yahudi tersebut dengan melancarkan gempuran udara besar-besaran sejak 27 Desember dan serangan darat ke Gaza dalam perang tidak sebanding yang mendapat kecaman dan kutukan dari berbagai penjuru dunia.

Kelompok Hamas menguasai Jalur Gaza pada Juni tahun 2007 setelah mengalahkan pasukan Fatah yang setia pada Presiden Palestina Mahmud Abbas dalam pertempuran mematikan selama beberapa hari. Sejak itu wilayah pesisir miskin tersebut dibloklade oleh Israel.

Sumber: kompas.com
Read More..

Minggu, 11 Januari 2009

Israel Abaikan Resolusi DK PBB


Keangkuhan bangsa Yahudi di muka bumi tampaknya belum ada yang mampu menghentikannya. Bagaimana tidak, jet-jet, heli dan tank tempur serta Israel terus membantai warga Gaza, Jumat (9/1) di tengah-tengah seruan gencatan senjata dari DK PBB.

Hamas juga membalas dengan 20 tembakan roket ke kedua kota selatan Israel. Dalam satu gempuran udara Israel, dua militan Hamas dan satu warga sipil tewas serta satu bangunan lima lantai hancur dibom di utara Gaza, menewaskan tujuh orang, termasuk anak-anak.

Israel melancarkan 50 serangan udara sejak sebelum subuh dan asap tebal menutupi wilayah Gaza sampai kemarin sore. Namun, operasi militer Israel kini kembali dihentikan selama tiga jam, kemarin untuk memungkinkan bantuan masuk. Sebanyak 75 truk yang mengangkut makanan dan obat- obatan diperkenankan masuk ke Gaza.

Hamas mengklami roket Grad yang diluncurkannya, kemarin mengenai sasaran pangkalan udara Israel Tel Nof dekat Tel Aviv. Pangkalan itu dicurigai sebagai tempat penyimpanan pesenjataan nuklir Israel. Serangan itu dilancarkan Hamas setelah Israel melancarkan serangan membabi buta pada kemarin pagi.

Militer Israel (IDF) menyatakan sudah mengebom 50 lokasi di Gaza sepanjang kemarin dengan korban tewas 12 warga sipil, enam diantaranya dari satu keluarga di utara Gaza. Sehingga korban tewas di Gaza sudah mencapai hampir 800 orang dan 3.200 lebih lainnya mengalami luka. 10 Tentara Israel, tiga diantaranya dalam perang di Kota Gaza, kemarin dan tiga warga sipil Yahudi itu tewas.

Sementara, pejabat-pejabat kemanusiaan asing, warga sipil tak bisa lolos menyelamatkan diri dari Gaza yang terblokir. Belum lagi daerah-daerah yang dibombardir Israel merupakan wilayah padat penduduk. Akibatnya, korban jiwa warga sipil pun tak bisa dihindari.

Anak-anak tewas dalam serangan Israel di rumah-rumah mereka, saat berada di mobil bersama orangtua mereka ataupun ketika bermain di jalanan dan bahkan saat berada di tempat-tempat penampungan PBB.

Sayed, Mohammed dan Raida Abu Aisheh misalnya. Tiga bocah yang masing-masing berusia 12 tahun, 8 tahun dan 7 tahun itu sedang berada di rumah bersama orangtua mereka ketika serangan udara Israel menggempur rumah mereka. Mereka semua tewas. Hanya mereka yang sempat melarikan diri ke ruang bawah tanah rumah tersebut yang berhasil selamat.

Paman ketiga bocah malang itu, Saber Abu Aisheh (49) mengatakan, Israel sama sekali tak memberikan peringatan akan terjadinya gempuran itu. Padahal 2 tahun lalu, dia berulang kali menerima telepon dari militer Israel yang memberi tahu bahwa rumah di dekatnya akan digempur. Dia pun diminta untuk pergi ke tempat yang aman. “Apa yang sedang terjadi ini bukan perang, ini pembunuhan massal,” cetus Abu Aisheh. Tidak jelas kenapa rumahnya menjadi target serangan Israel.

Sedangkan petugas palang merah internasional yang bertugas mengumpulkan jenazah mengaku, harus bermain kucing- kucingan dengan tentara Israel. Alasannya, relawan juga menjadi korban serangan membabi buta di wilayah jantung kota Gaza.

“Kami menemukan 4 anak kelaparan di samping jenazah orang tuanya,” ujar salah seorang anggota Palang Merah Internasional (ICRC).

Sementara, Perdana Menteri Israel Prime Minister Ehud Olmert mengatakan, serangan roket terbaru ke Israel menunjukkan resolusi itu “tidak bisa dilaksanakan”. Para pejabat di kantor PM Ehud Olmert dikutip mengatakan: “militer Israel akan tetap melindungi warga Israel dan melancarkan misinya”.

Sumber : Serambinews.com



Read More..
 

My Blog Blak Magik is Designed by productive dreams for smashing magazine Bloggerized by Ipiet © 2009